Pages

Tuesday, June 10, 2014

Five Reasons Why Allah Uses Problems



Translated and edited from Dearlittleauntie.blogspot.com

Masalah-masalah yang kamu hadapi, kalau nggak menguatkan, maka akan mengalahkanmu – tergantung bagaimana kamu bereaksi terhadapnya. Sayangnya, kebanyakan orang gagal melihat bagaimana Allah menginginkan masalah untuk kebaikan hidup mereka. Mereka bertindak bodoh dan and membenci masalah mereka, bukannya berhenti sejenak untuk menimbang maslahat yang mungkin datang dari masalah itu.

Ini dia 5 cara Allah menggunakan masalah untuk hidup kita:

1. Allah uses problems to DIRECT you. (direct : menunjukkan, mengatur)
Kadang kita harus ‘disulut api’ dulu baru kita mau bergerak. Masalah sering menunjukkan kita pada arah yang baru dan memotivasi kita agar berubah. Apakah Allah mencoba mengundang perhatianmu? "Kadang perlu cara-cara yang menyakitkan agar kita mau mengubah jalan kita." Tanya dirimu sendiri, apakah kamu sudah terobsesi dengan dunia? Sudahkah kamu melupaka akhirah? Ingat, kehidupan ini bukan kehidupan satu-satunya. Dengan kasih sayang-Nya, Allah subhanahu wata’ala kadang memberi kita masalah untuk mengingatkan kita tentang itu.

2 Allah uses problems to INSPECT you. (inspect : memeriksa)
Manusia itu kayak teh celup...kalau kamu mau tau apa yang ada di dalamnya, kamu harus memasukkannya ke air panas! Allah mengetes imanmu dengan masalah. Apa yang kamu hasilkan dari adanya masalah? "Saat kamu dihadapkan dengan berbagai masalah, kamu seharusnya senang, karena kamu tau masalah-masalah ini menguji keimananmu, dan ini akan melatih kesabaranmu."

Apakah manusia itu mengira akan dibiarkan saja mengatakan, "kami telah beriman" sedang mereka tidak diuji lagi? (Surat Al Ankabut, 2)

3. Allah uses problems to CORRECT you. (correct : mengoreksi)
Ada beberapa pelajaran yang hanya bisa kita peloreh lewat rasa sakit dan kegagalan. Mungkin sekali saat kecil orang tuamu melarangmu mendekati kompor.... tapi mungkin kamu baru belajar setelah kena bakar. Kadang kita hanya belajar nilai dari sesuatu... sehat, uang, hubungan.... dengan kehilangannya. "Itu adalah hal terbaik yang pernah terjadi padaku, karena itu mengajariku untuk memperhatikan hukum-hukumMu."

4. Allah uses problems to PROTECT you. (protect : melindungi)
sebuah masalah bisa jadi adalah berkah yang disamarkan, jika itu mencegahmu dari kerusakan yang lebih parah. Tahun kemarin ada seorang temanku dipecat gara-gara menolak melakukan sesuatu yang tercela oleh bosnya. menjadi pengangguran adalah masalah – tapi itu menyelamatkannya dari narapidana dan dipenjara saat setahun kemudian aksi manajemen itu terungkap. "engkau bermaksud mencelakaiku, tapi Allah bermaksud baik terhadapku..".

5. Allah uses problems to PERFECT you. (perfect : menyempurnakan)
Masalah, saat dihadapi dengan benar, adalah pembentuk karakter.. "Kita bisa bersenang saat dihadapkan pada masalah...masalah-masalah itu membuat kita belajar bersabar. Dan kesabaran menguatkan karakter kita dan membantu kita semakin percaya pada Allah dengan kesabaran itu, hingga akhirnya harapan dan keimanan kita kepada Allah kuat dan kokoh.”

Ingat, bahwa dalam islam masalah dan cobaan  jika dipikul dengan kesabaran dapat menghapus dosa dan menaikkan derajatmu. Dalam hadits, Rasulullah bersabda bahwa:  seorang hamba terus diuji hingga ia berjalan di atas bumi tanpa satupun dosa. (Ahmad, Tirmidhi)


Seorang manusia diuji sehingga ia bisa mengetahui realitas dirinya dan orang lain. Hidup ini terdiri dari ujian yang terus menerus; ujian dengan apa yang buruk, atau ujian dengan apa yang baik. Namun, apa yang terbaik bagi orang beriman bisa jadi ditemukan dalam apa yang ia benci, dan apa yang buruk baginya bisa jadi  ditemukan dalam apa yang dia suka.
Orang beriman yang sejati adalah orang yang mencintai apa yang Allah telah pilih untuknya. Jadi, jika Dia menguji dia dengan sesuatu yang ia cintai, dia mengucapkan terima kasih kepada-Nya, dan jika Dia menguji dia dengan apa yang dia benci, dia sabar dan terima kasih pada-Nya dalam hal ini, juga.
Dan Allah – subhanahu wata’ala - memberi orang beriman sesuai dengan apa yang akan membuatnya bahagia baik di Dunia ini atau akhirat. Jadi, jika itu adalah lebih baik baginya untuk memiliki sesuatu, Allah memberikan kepadanya. Jika lebih baik baginya untuk tidak memiliki sesuatu, Allah mencegah dia dari memiliki hal tadi, sama seperti orang sakit dicegah dari terlalu banyak makanan atau air.
 Oleh karena itu, wajib bagi seseorang untuk benar-benar tunduk kepada Allah  dalam hal apa yang telah Dia pilih untuknya, dan senang dengan apa yang Allah telah berikan kepadanya, dan untuk memahami bahwa jika Allah mencegah dia dari sesuatu, maka itu karena Allah ingin menyelamatkan dia dari ujian dengan hal tadi.

No comments:

Post a Comment