Pages

Monday, June 23, 2014

Bukan Sekedar UAS, you know..


Baru saja terlintas di kepalaku, setelah sekian lama, i know it's pathetic, tapi alhamdulillah, sebuah inspirasi yang tiada tara.

Kita bisa lebih dari sekedar UAS, you know.. Kita bisa mengarungi uas ini lebih dari sekedar menguji hasil belajar. Kita bisa mengapresiasi UAS ini lebih dari sekedar 120 menit pertempuran dengan soal-soal. You know, lebih dari itu...

Believe me or not, UAS ini bisa jadi ajang pembuktian kita sebagai seorang muslim. Uas ini bisa jadi jalan kita mengaplikasikan ilmu yang kita dapat di kajian, mengamalkan ayat-ayat Qur'an dan hadits yang sebenarnya sudah lama kita kenal.

Like these, you know..

Dibalik tawakal yang benar, ada usaha. 
Kemarin-kemarin baru dengerin kajian tentang konsep tawakal yang benar. Masya Allah. Sebenernya semua hal terjadi karena kehendak Allah. Bukan karena usaha kita. Tapi Allah ingin lihat usaha kita, kemudian Allah kasih hasil sesuai usaha kita itu. 
Malah seringnya, usaha kita ga seberapa, tapi Allah yang Maha Pemurah kasih lebih. 
Pointnya ini : berusahalah semampumu, meski payah, tetaplah berusaha. Cocok banget untuk mahasiswa yang merasa stupid banget (maksudnya gak mudeng pelajaran), kadang kita mahasiswa ini beranggapan "aaah, belajar sama ga belajar sama aja!, mending ga usah belajar..pasrah aja.."

Jangan begitu, teteplah belajar semampunya, sekedar untuk membuktikan ke Allah bahwa kita berusaha, kita mau mencukupi syarat tawakal yakni berusaha dulu di awal.

Waktu itu Ustadz bercerita tentang kisah Maryam saat hendak melahirkan, Allah menyuruhnya untuk menggoyangkan pangkal pohon kurma lalu kurma pun berjatuhan. 
Logically, kurma nggak mungkin jatuh gitu aja kalau pangkalnya yang digoyang, apalagi oleh seorang perempuan yang mau melahirkan. Tapi toh Allah tetep menyuruh Maryam untuk melakukannya, semata-mata agar ia berusaha. Sedangkan jatuhnya buah kurma itu tak lain karena Allah menghendaki demikian.

So, it really is not us yang berkuasa atas hasil. Kita cuma mampu berusaha, tok. Berusahalah, karena itu bagian dari tawakal. Kalau sudah begitu, tidak hanya kita mengusahakan hasil ujian yang baik, tapi kita juga insya Allah mendapat pahala atas tawakal kita yang benar.


"..sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum, hingga mereka mengubah nasibnya sendiri.." (QS Ar-Ra'd ayat 11)

So, uas kali ini jangan jadi uas yang biasa-biasa aja. Usaha mati-matian sampai-sampai tak sadar bergantung pada usaha, atau pasrah tanpa usaha.
Yang benar, usaha dengan sebaik-baiknya, sambil senantiasa tawakal sama Allah.
Satu lagi, sibuk belajar buat uas jangan sampai ibadahnya dinomor duakan, digaris bawahi ini, karena sering terlupa...

No comments:

Post a Comment