Yosh, another shot. Terjemahan lagi. Karena saya merasa ini worth it. Dari sebuah blog favorit juga. Ini tulisan aslinya. Tanya jawab, nasihat. Baca deh...
.....************.......********
Tanya :
Ada seorang laki-laki alim di kelas ku! Tolong jangan salah sangka dan berpikir kami melakukan hal yang buruk. Sumpah, tidak. Kami hanya ngobrol dan chatting online kadang-kadang. Dia benar-benar manis dan mempraktikan islam. Masya Allah. (Aku memakai jilbab). Kadang dia menelponku dan mengingatkanku untuk sholat 5 waktu, menyuruhku baca Qur'an, etc. Aku belum pernah bertemu dengan orang sepertinya sebelumnya. Aku bahkan memberitahu ibuku tentang dia. Ibu tau aku ngobrol dengannya.
Muslimah-muslimah yang lain di masjid betanya padaku tentang dia tapi aku bilang kami hanya berteman.
Tapi diam-diam aku menyukainya lebih dari seorang teman dan berpikir mungkin dia juga menyukaiku? Aku nggak tau sih. Dia selalu menyebutku 'saudari'. Jadi bisa saja dia menganggapku seorang teman. Meski begitu, senang rasanya punya seseorang yang memahamiku. Dia satu-satunya muslim di kelasku dan kadang rasanya kami satu-satunya muslim di seluruh sekolah!
Tapi kadang-kadang, aku penasaran....apakah aku melakukan sesuatu yang haram?
Jawab :
Dear saudariku,
