Pages

Sunday, May 11, 2014

Beda Orang Beda Ujian





Setiap orang ujiannya beda-beda ya. Di saat bersamaan, di belahan dunia berbeda, para  muslimah dihadapkan dengan ujian yang berbeda. Satu orang, di lingkungan kantornya, dihadapkan pada ujian berupa sindiran orang lantaran ia tidak mau bersalaman dengan non-mahram. Yang satunya lagi dihadapkan pada ujian waktu luang sehingga dia tergoda untuk menghabiskan waktu pada perkara sia-sia atau bahkan maksiat. Di belahan bumi yang lain, mungkin seorang muslimah sedang diuji dengan ujian berupa kelaparan dan ketakutan karena negerinya yang tak aman.

“Apakah manusia itu akan dibiarkan mengatakan ‘Kami telah beriman!’, sedang mereka tidak diuji lagi?” (QS Al Ankabut ayat 2)

Ayat itu mengena banget di dada. Seringkali saat kita sedang tidak diuji, saat semuanya terasa baik-baik saja, kita bisa dengan mudah mengatakan kita telah beriman. Tapi kita lupa bahwa iman itu ada ujiannya. Untuk membuktikan benarkah kita telah beriman. Ujian itu tidak hanya datang berupa musibah, kesusahan. Nikmat, harta, kelapangan, ketenaran, itu juga ujian. Bahkan jenis ujian terakhir ini yang seringkali melalaikan kita.

Saat ujian itu datang...

Ujian itu pasti datang, itu pasti, manusia hidup tidak akan terlepas dari ujian. Lalu saat ia datang, harus seperti apa kita bersikap? Jawabannya ada dalam qur’an :
“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.” (al baqarah : 155)
“Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” (al baqarah : 153)
“.... Dan Allah beserta orang-orang yang sabar” (al baqarah : 249)
“...Allah menyukai orang-orang yang sabar.” (ali imran : 146)

Saat dihadapkan dengan ujian, kita disuruh untuk meminta pertolongan dengan mendekatkan diri pada Allah, lewat sholat, dan bersabar. Dan lihatlah siapa yang membersamai kita, menjadi pembela kita saat kita bersabar? Allah.

Maka bersabarlah wahai saudariku, kesudahan yang baik menanti bagi orang-orang yang bersabar. Semoga Allah karuniakan kepadamu dan kepadaku kesabaran yang baik, dan semoga kita menjadi hamba-hamba Allah yang beruntung, yaitu yang senantiasa nasihat-menasihati dalam kebaikan dan kesabaran.

My small room
DIY, 11 mei 2014

No comments:

Post a Comment