terpeleset itu mudah..
jatuh itu cepat..
tapi untuk bangkit dan mendaki lagi memang sulit...
butuh kekuatan, butuh waktu, butuh kesabaran.
selalu begitu..
karena kita ga punya sayap,
kita cuma punya dua kaki dengan langkah terbatas..
well kalo kita punya sayap kita gak akan jatuh di awal..
Thursday, November 14, 2013
Tuesday, November 5, 2013
Ternyata Ada Orang Yang Ingin Berbagi Dengan Kita
Kebiasaan saya itu suka masak sendiri di kosan akhir-akhir ini. Dan kalo pas masakannya layak dimakan dan porsinya juga lumayan saya suka bagi-bagi ke temen-temen kos. Jadi temenku juga tak suruh nyobain hasil first trialku gitu. Kalo masaknya banyak banget malah bisa sampe buat maem seharian.
Nah, tapi kebiasaanku juga, yang lambat tak sadari. Saya tuh suka kurang aware atau kurang perhatian kalau temen kosku yang lain masak gitu. Jadi kalau temen nawarin masakannya saya tuh gak langsung ngerespon. Bahkan seringnya end-up gak nyicipi sama sekali. Emang dasar orangnya gitu sih, di rumah juga kayak gitu. Kalo ibu bilang ada makanan apa gitu saya malah masih tetep aja di depan komputer. Baru kalau disuguhin di depanku langsung, "nih makan", baru tak makan. hehehe.
Nah jadi di kos juga seringnya gitu, temenku nawarin hasil masakannya, cuma tak iyain aja. Tapi malah pada akhirnya lupa nyicipi sama sekali.
Ternyata tak rasa-rasain kayak gini gak baik untuk perasaan saudari saya. Mungkin dikiranya masakannya not good enough sehingga saya gak mau ikut makan. Soalnya kemarin pas temenku bikin sesuatu gitu, dia uadh nawarin ke saya juga. Tapi saya lupa dan temen2 yang lain juga tampaknya belum merespon, dia jadi kayak kecewa gitu. "Udah dari kemarin tapi belum ada yang ngambil," atau semacam begitulah yang dia bilang.
Nah, ternyata bener kan. Walaupun kelihatannya kecil, tapi itu hal yang sangat berkesan di hati saudari kita kalau kita merespon dengan antusias pemberiannya. ^^
Sunday, November 3, 2013
and the rain brings back memories...
sudah mulai musim hujan. beberapa hari terakhir ini selalu hujan. really... the rain brings back memories.. kepingan kenangan2 masa lalu hadir kembali, yang bkin hati kita hangat lagi, bahkan juga ngilu.. karena rasanya pingin kembali ke masa itu tapi gak bisa..
aku keinget pas jaman SMA dulu. pas musim hujan dan menjelang ujian. kita mesti hujan2an ke kantin buat makan siang di warung.. dingin2 pesen yang anget2 kayak mie atau nasi telur atau pindang tetel... huhu... so sweet banget.
sekarang hujan cuma di kos itu rasanya jadi pingin balik ke rumah.. ngumpul sama keluarga. inget banget, dlu kalo hujan deres banget gitu kata bapak gak masalah asal sekeluarga udah ngumpul jadi satu.
bapak ibu di rumah sekarang gimana ya kalo hujan gini?
Friday, August 23, 2013
Catatan hari ini
Kenapa kita tidak bisa menyatukan air dan api?
Kenapa kita tidak bisa menyatukan hitam dan putih?
Kenapa kita tidak bisa menyatukan taat dan maksiat?
Kenapa kita tidak bisa tetap mendengarkan musik tanpa dilalaikan dari mendengarkan murattal?
Kenapa kita tidak bisa tetap berteman akrab dengan laki-laki tanpa tergoda atau menjadi godaan?
Kenapa kita tidak bisa tetap berangan-angan bathil tanpa lalai dari berdzikir?
Kenapa?
Karena ketaatan tidak akan pernah bersatu dengan maksiat sampai unta masuk dalam lubang jarum!
Tidak bisa.
Oh, betapa sulitnya hidup dalam ketaatan. Serba tidak boleh. Serba tidak bisa.
Itulah mengapa sebabnya Dia Yang Maha Tahu menyuruh kita untuk jaga pandangan. Jaga pandangan. Karena Dia tau engkau lemah. Sekali melirik maksiat yang terlihat nikmat maka hati akan tergoda untuk ikut bermaksiat. Sedangkan cobaan maksiat itu mengepung kita.
Itulah mengapa sebabnya. Dia Yang Maha Adil meminta kita untuk sabar. Sabar. Sabar yang indah.
Itulah mengapa sebabnya. Dia Yang Maha Pemurah selalu mengingatkan kita kepada ngerinya siksa neraka. Bahwa cobaan dunia itu belum ada apa-apanya dibanding panasnya api neraka. Bahwa kesenangan maksiat itu sesaat sedang adzab akhirat itu kekal.
Itulah mengapa sebabnya. Dia Yang Maha Pengasih selalu mengingatkan kita tentang sebuah tempat kesudahan yang baik di negeri akhirat. Bahwa kesenangan yang ada di dunia itu tidak ada apa-apanya dibanding nikmat menghuni surga. Bahwa kesusahan di dunia itu sementara sedangkan kebahagiaan jannah itu kekal.
Sabar.. Sabar... Negeri indah di ujung sana itu nyata adanya. Sebuah kehidupan tanpa kedukaan itu ada di seberang sana. Sebentar saja, sebentar saja kita akan sampai. Sabarlah meniti jalan terjal kesana. Sungguh engkau akan menyesal jika salah jalan.
Bersabarlah..
Sunday, August 4, 2013
Keutamaan Membaca dan Mengkaji Al-Qur'an
Diambil dari kitab At-tibyan fi adabi hamalatil Qur'an
bagian pertama.
Allah ‘Azza wa Jalla berfirman (yang artinya):
“Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah
subhanahu wata'ala dan mendirikan sembahyang dan menafkahkan sebagian dari
rizki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengaan diam-diam dan
terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak
akan merugi.
Agar Allah subhanahu wata’ala menyempurnakan kepada mereka
pahala mereka dan menambah kepada mereka dari anugerah-Nya.
Sesungguhnya Allah subhanahu wata’ala Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.” (QS
Fathiir 35:29-30)
Dari Usman bin Affan radhiallahu
‘anhu, katanya: rasulullah shallallahu ‘alaihi
wasallam bersabda:
“Sebaik-baik kamu ialah orang yang belajar Al-Qur’an dan
mengajarkannya.”
(Riwayat Abu Abdillah Muhammad bin Ismail bin Ibrahim
Al-Bukhari dalam shahihnya)
Subscribe to:
Posts (Atom)
