Sedang gejala pilek nih, mumet juga, panas tapi dingin. Tapi saya paksakan nulis juga. Soalnya baru ngeh, tulisan-tulisan sebelumnya cuma buat kalangan tertentu aja. (?) Hehe. Peace.
Temanya klasik sih. Tapi karena masalah klasik itu biasanya jadi disepelekan. Tulisan ini, anyway, saya dedikasikan buat temen-temen saya yang kayaknya pada mulai jatuh cinta. Wehehe.
Ga tau cinta apa nafsu, ya pokoknya itu lah. Demen sama lawan jenis. Insya Allah bakal saya bikin serial. Soalnya kalo semua alasan atas "Kenapa Saya Nggak Pacaran" ditulis jadi satu, bakal panjang banget.
Jadi Menjenuhkan, bukan? Nah, mari mulai dengan yang satu ini.
Kenapa kita seharusnya nggak pacaran? Coba yang tau jawabannya angkat tangan, sebut nama, dan pendapat anda. Wkwkwk. Bahkan yang pacaran pun tau alasan kenapa nggak boleh pacaran, tapi tetep aja pacaran.
Sudah jelas alasannya, pacaran adalah aktivitas yang menjuruskan kita ke zina. Bahkan boleh jadi sudah termasuk zina itu sendiri. Coba temen-temen buka Qur'an surat Al- Israa' ayat 32. Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.
.
Nah, bukankah kita muslim? Beriman? Percaya kan kalo Qur'an itu datengnya dari Allah? Percaya kan kalo Allah yang menciptakan mahluk, tau apa yg baik dan buruk bagi mahluk-Nya?
Sampai disini, kelar sudah. Nggak ada yang perlu diperdebatkan lagi. Saya yakin, di lubuk hati kita yang terdalam, kita membenarkan ini. Hanya saja mungkin masih ada ego, masih ada nafsu yang mencari-cari pembenaran lain.
Yang perlu kita lakukan hanyalah buka hati, buka hati untuk menerima kebenaran. Menerima kebenaran itu bukan berarti kalah, kawan. Justru kita menang! Menang melawan nafsu kita sendiri, menang melawan setan yang terus berbisik , "jangan dengarkan Qur'an.. jangan dengarkan.. ikuti aku saja..."
Oke-oke. Semoga Allah senantiasa menambah petunjuk-Nya pada kita. Semoga hati kita belum terlalu kotor sehingga sulit menerima kebenaran. Semoga kita bukan termasuk orang-orang yang sombong. Kata Rasulullah, orang sombong yaitu orang yang menolak kebenaran dan merendahkan orang lain. Dan mereka nggak layak mendapat surga.
Tidak masuk surga orang yang di dalam hatinya terdapa sebesar biji sawi dari kesombongan. (HR Muslim)
No comments:
Post a Comment